Di bawah sinar matahari yang mulai merunduk
Kau hadir dengan kelopak berwarna mawar lembut
Urat merah menyala menari di tengah putih
Seperti sayap kupu-kupu yang hendak terbang ke langit
Daunmu hijau pekat, berbentuk jantung yang tulus
Menopang keindahan yang sederhana namun memukau
Tak perlu tumpukan bunga untuk tampil megah
Satu kuntum saja sudah cukup memancarkan pesona
Di tangan yang memegang dengan penuh kelembutan
Kau tampak bagai permata yang ditemukan di jalan
Sederhana, tak sombong, namun memikat hati
Mengajarkan bahwa keindahan tak butuh kemewahan
Sinar emas sore menyentuh kelopakmu perlahan
Seperti mencium kening seorang yang dicintai
Kau berdiri tenang, menyebarkan damai di udara
Sebuah keindahan kecil, namun abadi di ingatan
Karya/penulis: Dinina sumuliah
Siswi SMA IT Tegallega




Komentar